Beranda / Palestina / Hamas Siap Serahkan Urusan Administrasi Gaza kepada Komite Nasional
Kabar Palestina
6 Feb 2026

Hamas Siap Serahkan Urusan Administrasi Gaza kepada Komite Nasional

Hamas Siap Serahkan Urusan Administrasi Gaza kepada Komite Nasional
Bagikan:

Caption: Operasi pencarian jenazah tawanan ‘Israel’ berlanjut di Jalur Gaza seiring implementasi kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan antara Hamas dan ‘Israel’, 2 November 2025.” (Hamza Z. H. Qraiqea – Anadolu Agency)

GAZA (Middle East Monitor) – Hamas menyatakan telah menyelesaikan seluruh persiapan untuk menyerahkan kewenangan pemerintahan di Jalur Gaza kepada Komite Nasional untuk Administrasi Wilayah Palestina.

Pernyataan ini disampaikan, Senin (2/2/2026), di tengah upaya penataan ulang tata kelola Gaza pasca agresi genosida berkepanjangan.

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan seluruh lembaga pemerintahan dan administrasi di Gaza telah merampungkan prosedur penyerahan kewenangan dan sumber daya kepada komite nasional independen tersebut.

Komite itu diproyeksikan menjadi otoritas pengelola urusan sipil di wilayah Gaza.

“Begitu komite memasuki wilayah Gaza, proses penyerahan akan dimulai secara transparan dan menyeluruh di semua sektor,” ujar Qassem.

Ia menegaskan Hamas siap memfasilitasi transisi kekuasaan administratif tanpa hambatan.

Hamas telah memimpin di Gaza sejak 2007, menyusul runtuhnya pemerintahan persatuan nasional dan memburuknya konflik politik dengan Fatah yang dipimpin Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas.

Ketegangan tersebut terjadi setelah kemenangan Hamas dalam pemilu legislatif Palestina pada Januari 2006.

Komite Nasional untuk Administrasi Gaza digambarkan sebagai badan non-politik yang bertugas mengawasi pelayanan publik sehari-hari.

Komite ini terdiri dari 11 tokoh Palestina dan dipimpin oleh Ali Shaath, dengan mandat utama menjaga keberlangsungan layanan sipil bagi warga Gaza.

Komite tersebut mulai beroperasi dari Kairo pada pertengahan Januari, namun belum aktif di dalam Gaza, tempat sekitar 2,4 juta warga Palestina hidup dalam kondisi kemanusiaan yang kian memprihatinkan.

Menurut laporan, komite ini merupakan bagian dari sejumlah struktur yang diusulkan untuk mengelola fase transisi Gaza, seiring beredarnya rencana internasional terkait masa depan wilayah tersebut. (Middle East Monitor)

Dukung Saudara Kita di Garis Depan

Setiap bantuan Anda sangat berarti untuk memberikan kehangatan dan harapan hidup bagi mereka yang terdampak.

Donasi Sekarang
Hubungi kami