GAZA (PIC) – Dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah pesawat perang penjajah zionis mengebom sebuah rumah milik keluarga Al-Alwan di Jalan Yaffa di lingkungan Al-Tuffah, sebelah timur Kota Gaza.
Sumber medis mengkonfirmasi bahwa para korban luka dibawa ke Rumah Sakit Al-Ahli setelah serangan yang menghancurkan rumah tersebut sepenuhnya.
Pertahanan Sipil Gaza mengkonfirmasi bahwa tim mereka telah bergegas ke gedung perumahan yang menjadi sasaran di Jalan Yaffa.
Tim Pertahanan Sipil berhasil memadamkan api yang disebabkan oleh pengeboman. Mereka kemudian mencari orang yang hilang di bawah reruntuhan.
Sejak 7 Oktober 2023, penjajah zionis – yang didukung oleh AS dan negara-negara Eropa – melakukan agresi genosida di Gaza.
Penjajah melakukan berbagai kejahatan: pembunuhan, pelaparan, penghancuran, pengusiran, dan penangkapan massal. Mereka terus mengabaikan seruan internasional dan putusan dari Mahkamah Internasional untuk menghentikan permusuhan.
Terkini, seorang remaja Palestina terluka pada Rabu (7/1/2026) malam akibat peluru tajam selama serangan militer penjajah di daerah Beita dan Odala, selatan Nablus di Tepi Barat utara.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tim medis mereka membawa seorang anak berusia 17 tahun ke rumah sakit setelah ia ditembak di bagian perut oleh serdadu zionis di Beita.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa para serdadu menyerbu daerah tersebut, dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut.
Kekerasan yang dilakukan penjajah di wilayah Tepi Barat terjajah, termasuk Kota Baitul Maqdis, terus meningkat sejak Oktober 2023.
Menurut organisasi-organisasi Palestina, kekerasan tersebut telah mengakibatkan kematian setidaknya 1.105 warga Palestina, melukai sekira 11.000 lainnya, dan penangkapan sekira 21.000 orang. (PIC)