GAZA (PIC) – Sedikitnya 13 warga sipil Gaza gugur dan beberapa lainnya terluka pada hari Jum’at (24/4/2026), akibat serangan penjajah zionis ‘Israel’.
Serangan terjadi di wilayah Gaza utara dan selatan, di tengah pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut selama 197 hari berturut-turut.
Menurut media Palestina dan sumber medis, serangan penjajah zionis menargetkan kendaraan polisi di daerah Bir 19 di al-Mawasi, Khan Yunis; menewaskan delapan warga sipil dan melukai beberapa lainnya.
Kemudian, tiga orang, termasuk dua anak, tewas akibat serangan artileri ‘Israel’ terhadap sebuah rumah milik keluarga al-Tanani di dekat Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara.
Dua orang juga tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan terhadap kerumunan warga sipil – termasuk petugas polisi – di daerah ash-Sheikh Radwan di Kota Gaza.
Pada subuh hari, seorang gadis berusia 10 tahun terluka akibat tembakan serdadu zionis di Kota Bayt Lahia, Gaza utara.
Sumber medis mengatakan paramedis memindahkan gadis itu, yang berada dalam kondisi kritis, ke Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza.
Yakni setelah serdadu zionis melepaskan tembakan senapan mesin ke tenda-tenda di dalam sekolah yang hancur; yang menampung keluarga muhajirin di Bayt Lahia. (PIC)
