GAZA (PIC) – Dua anak terluka, Sabtu (14/3/2026), di Khan Yunis ketika sebuah tembok runtuh menimpa mereka di tengah badai pasir dan angin kencang yang menerjang wilayah Gaza.
Badai tersebut menyebabkan jarak pandang hampir nol dan debu tebal di beberapa daerah.
Sumber setempat mengatakan anak-anak tersebut dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis setelah kejadian tersebut.
Dalam insiden terpisah, tembok bangunan yang runtuh menimpa tenda yang menampung sebuah keluarga muhajirin di dekat Pelabuhan Gaza di bagian barat kota.
Sebuah pohon palem juga tumbang menimpa tenda di daerah lain di Jalur Gaza akibat angin kencang. Tidak ada yang dilaporkan terluka.
Pertahanan sipil Gaza mengatakan bahwa tim mereka menerima banyak permohonan dari warga di berbagai bagian Khan Yunis karena kondisi cuaca dan angin kencang yang memengaruhi tenda-tenda keluarga muhajirin dan barang-barang mereka.
“Tim kami bekerja sepanjang waktu untuk menanggapi panggilan warga meskipun sumber daya terbatas, menangani tugas-tugas seperti menyingkirkan tiang-tiang yang miring dan berbahaya, memperkuat tenda, dan membantu warga di kamp untuk mengurangi kerusakan dan memastikan keselamatan,” kata Pertahanan Sipil Gaza.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa tim pertahanan sipil juga memberikan bantuan kepada beberapa orang yang terluka.
Sejak Sabtu pagi, badai pasir hebat telah melanda wilayah luas Gaza. Badai pasir ini terjadi ketika ratusan ribu warga Palestina di Gaza masih kehilangan tempat tinggal setelah pengeboman zionis menghancurkan sebagian besar lingkungan.
Kondisi tersebut memaksa keluarga-keluarga Ahlu Syam Gaza untuk tinggal di tenda-tenda darurat di tengah kondisi kemanusiaan dan kesehatan yang berat. (PIC)