TURKI (Satu Garis Depan) – Lebih dari satu dekade, muslim Uyghur hidup di bawah salah satu sistem pengawasan dan penindasan paling masif di dunia. Di Turkistan Timur, identitas mereka dikriminalisasi. Bahasa, ibadah, bahkan nama anak-anak mereka.
Jutaan orang dilaporkan telah melewati kamp-kamp penahanan. Yang berhasil keluar, sebagian besar memilih, atau terpaksa pergi.
Turkiye menjadi salah satu tempat mereka berlabuh: membawa iman yang dijaga susah payah, dan luka yang belum sepenuhnya bisa diceritakan.
Jauh dari kampung halaman di Turkistan Timur, ratusan keluarga muslim Uyghur menjalani Ramadhan di tanah perantauan. Turkiye menjadi tempat mereka bertahan dengan membawa iman, menanggung rindu, dan terus melanjutkan hidup di tengah ketidakpastian yang belum juga usai.
Ramadhan 1447 H ini, Yayasan KITA bersama Haiah Ulama Turkistan Timur menghadirkan program Ifthar Garis Depan bagi komunitas Uyghur di Turkiye.
Di hamparan panjang sederhana di masjid komunitas, para muhajirin itu berbuka bersama — sejenak merasakan kehangatan yang sudah lama dirindukan.
Bagi banyak dari mereka, momen seperti ini bukan hal yang bisa dianggap biasa. Meninggalkan tanah air bukan pilihan, melainkan keharusan. Namun malam itu, mereka tidak berbuka sendirian. Ada saudara-saudara dari Indonesia yang menitipkan tanda cintanya, agar mereka tahu bahwa dunia belum melupakan mereka.
Perjuangan saudara-saudara kita di Turkistan Timur belum selesai. Selama mereka masih di perantauan, selama tanah air mereka masih dalam cengkeraman, selama nama mereka masih dibisikkan dalam doa, maka dukungan kita tidak boleh berhenti.
Kita temani mereka, sebagaimana kita berharap Allah menemani setiap langkah perjuangan mereka, hingga hari ketika pertolongan-Nya tiba dan mereka kembali pulang dengan kepala tegak.
Masih ada kesempatan untuk melanjutkan amanah ini — melalui program Ifthar, Sahur, dan Hadiah Lebaran Satu Garis Depan.

Salurkan amanah terbaikmu:
🏦 BSI 7575 2222 71 a.n. Satu Garis Depan
📞 Info: 0821 3120 8484
📲 @kita_berkhidmat
Satu garis depan, satu keluarga.