Caption: Polisi Palestina kembali melakukan patroli jalanan di kawasan Rimal untuk menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas di Kota Gaza, 27 Januari 2026. [Saeed M. M. T. Jaras – Anadolu Agency]
PALESTINA (Middle East Monitor) – Unit Rade’, sayap lapangan pasukan keamanan perlawanan Palestina di Jalur Gaza, menyatakan bahwa upaya pembentukan geng-geng kolaborator penjajah di wilayah tersebut telah gagal sejak awal dan tidak mencapai tujuannya.
Dalam pernyataan yang diterima Quds Press pada Rabu, Unit Rade’ menegaskan bahwa tingginya kesadaran publik berhasil menggagalkan rencana penjajah yang bertujuan menyebarkan kekacauan dan melemahkan stabilitas front internal Gaza.
Unit tersebut menyatakan bahwa fase selanjutnya akan difokuskan pada pembersihan sisa-sisa kelompok kolaborator dari Jalur Gaza.
Menurut mereka, peran kelompok tersebut telah berakhir dan proses pertanggungjawaban bagi pihak-pihak yang terlibat menjadi antek zionis tinggal menunggu waktu.
Rade’ juga menegaskan bahwa mereka terus memantau perkembangan situasi secara ketat, sembari menyerukan kepada anggota kelompok kolaborator untuk segera menyerahkan diri.
Mereka diminta menormalkan status hukum sebelum dilaksanakan tindakan lebih lanjut sesuai kerangka hukum yang berlaku.
Unit Rade’ menyampaikan apresiasi kepada sejumlah keluarga yang secara sukarela menyerahkan anak-anak mereka dan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menyelesaikan kasus keamanan secara hukum.
Langkah tersebut dinilai sebagai tindakan bertanggung jawab yang berkontribusi pada stabilitas sosial dan perlindungan front internal. (Middle East Monitor)