PALESTINA (PIC) – Penjajah zionis ‘Israel’ memutus aliran listrik ke Pusat Pelatihan Kejuruan Qalandia milik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Rabu (28/1/2026).
Tindakan penjajah terhadap fasilitas yang terletak di utara Baitul Maqdis, tepatnya di dekat kamp pengungsian Qalandia, itu merupakan bagian dari tekanan sistematis terhadap UNRWA.
Komisi 302 untuk Pertahanan Hak-Hak Pengungsi menyatakan pemutusan listrik tersebut sejalan dengan pola tindakan ‘Israel’ sebelumnya, termasuk operasi pembongkaran dan pengambilalihan markas utama UNRWA di kawasan Sheikh Jarrah, Baitul Maqdis.
Komisi menilai langkah ini bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari kejahatan yang terencana.
Pusat Pelatihan Kejuruan Qalandia berdiri sejak 1953 di atas lahan seluas 86 dunum dan telah meluluskan lebih dari 20.000 siswa pengungsi Palestina.
Selama puluhan tahun, pusat ini menjadi salah satu fasilitas pendidikan kejuruan bagi muhajirin Palestina di wilayah Baitul Maqdis.
Menurut Komisi 302, penjajah zionis ‘Israel’ berupaya mengakhiri kehadiran UNRWA di wilayah timur Baitul Maqdis; meski lembaga tersebut memiliki kontribusi politik, hukum, dan kemanusiaan dalam membantu dan mendukung muhajirin Palestina.
Upaya ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap mandat internasional UNRWA. Komisi menegaskan klaim kepemilikan ‘Israel’ atas tanah pusat pelatihan tersebut bertentangan dengan hukum internasional.
Mereka mendesak komunitas internasional dan organisasi hak asasi manusia untuk segera bertindak menekan ‘Israel’ agar menghentikan langkah-langkah yang menargetkan UNRWA dan fasilitasnya. (PIC)