GAZA (PIC) – Penjajah zionis kembali melanggar gencatan senjata di wilayah Gaza, Kamis (29/1/2026); yang merupakan hari ke-110 pelanggaran beruntun sejak kesepakatan diberlakukan.
Pelanggaran dilakukan melalui tembakan berat, serangan artileri, serta operasi pembongkaran bangunan di sejumlah wilayah.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa penjajah membongkar bangunan-bangunan perumahan di Kota Rafah, Gaza selatan.
Pada saat yang sama, tembakan intens dari kendaraan militer dan pesawat ‘Israel’ terus menghantam wilayah utara kota tersebut.
Di wilayah lain, pasukan ‘Israel’ menembaki kawasan timur Khan Yunis di Gaza selatan serta wilayah timur kamp pengungsian al-Bureij di Gaza tengah, memperluas cakupan serangan meski gencatan senjata masih berlaku secara resmi.
Serangan udara juga dilaporkan berlangsung di Gaza utara, di mana helikopter militer ‘Israel’ berulang kali menembaki pinggiran timur Kota Gaza sebagai bagian dari operasi militer yang terus berlanjut.
Sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober 2025, penjajah ‘Israel’ telah membunuh sedikitnya 508 warga Palestina dan melukai 1.356 lainnya.
Secara keseluruhan, sejak dimulainya agresi genosida ‘Israel’ pada 7 Oktober 2023, lebih dari 71.667 warga Palestina tewas dan 171.343 lainnya terluka.
Sekira 90 persen infrastruktur sipil Gaza hancur dan kebutuhan rekonstruksi diperkirakan PBB mencapai 70 miliar dolar AS. (PIC)