Beranda / Rohingya / Bangladesh Bagikan Data 829 Ribu Muhajirin Rohingya untuk Pemulangan, Proses Masih Tertunda
Kabar Rohingya
31 Mar 2026

Bangladesh Bagikan Data 829 Ribu Muhajirin Rohingya untuk Pemulangan, Proses Masih Tertunda

Bangladesh Bagikan Data 829 Ribu Muhajirin Rohingya untuk Pemulangan, Proses Masih Tertunda
Bagikan:

DHAKA (Rohingya Khobor) – Bangladesh telah menyerahkan data lebih dari 829.000 muhajirin Rohingya kepada Myanmar sebagai bagian dari upaya fasilitasi pemulangan, namun proses tersebut masih terhenti akibat konflik yang berlanjut di Negara Bagian Rakhine. Hal ini disampaikan oleh Penasihat Urusan Luar Negeri Bangladesh, Khalilur Rahman, pada Senin (30/03) kemarin.

Ia menyebutkan bahwa data tersebut dikirimkan dalam enam tahap sebagai bagian dari upaya memulai proses kepulangan. Menurut otoritas Myanmar, sekitar 354.751 orang Rohingya telah diverifikasi hingga saat ini, di mana sekitar 253.000 di antaranya dikonfirmasi sebagai mantan penduduk negara tersebut.

Meski langkah-langkah ini telah diambil, Khalilur Rahman menegaskan bahwa pemulangan belum dapat dilaksanakan dalam kondisi saat ini mengingat situasi keamanan di dalam Myanmar yang masih tidak stabil.

Ia menegaskan kembali bahwa Bangladesh memandang pemulangan yang aman, sukarela, dan bermartabat sebagai satu-satunya solusi jangka panjang atas krisis ini, dan akan terus menjalankan upaya diplomatik dan kemanusiaan dengan dukungan internasional.

Ia juga merujuk pada pertemuan tingkat tinggi yang digelar 30 September 2025 di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana pemulangan kembali ditegaskan sebagai solusi permanen atas krisis ini.

Khalilur Rahman turut menyoroti proses persidangan yang tengah berlangsung di Mahkamah Internasional, di mana Gambia telah mengajukan gugatan genosida terhadap Myanmar.

Sidang telah digelar pada Januari 2026, dan Bangladesh memberikan dukungannya melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), termasuk kontribusi finansial.

Isu Rohingya juga tengah dibahas dalam sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang sedang berlangsung di Jenewa. Bangladesh menyelenggarakan acara khusus pada 12 Maret lalu untuk menyoroti keprihatinan hak asasi manusia, hambatan terhadap pemulangan, serta kebutuhan akan akuntabilitas.

Ia menambahkan bahwa Sidang Dewan Menteri Luar Negeri OKI yang akan datang diperkirakan akan mengesahkan dua resolusi baru terkait isu Rohingya, dengan Bangladesh memainkan peran kunci di dalamnya.

Diterjemahkan dari RK News Desk, laporan Hafizur Rahman.


Saudara-saudara kita di Rohingya telah lama menanti hari kepulangan — bukan sebagai pengungsi, tetapi sebagai manusia yang pulang ke tanah yang pernah mereka sebut rumah. Sementara perundingan terus berjalan, kehidupan di kamp-kamp Cox’s Bazar tetap berat: anak-anak tumbuh tanpa sekolah yang layak, keluarga bertahan tanpa kepastian hari esok.

Yayasan KITA hadir melalui Madrasah Sahabat Rohingya di Cox’s Bazar — memastikan generasi muda Rohingya tetap belajar, tetap bermartabat, dan tetap terhubung dengan identitas mereka sebagai Muslim.

Infakmu hari ini adalah bagian dari perjuangan panjang mereka.

📲 Hubungi kami melalui WhatsApp +62 821-3120-8484 atau Instagram @kita_berkhidmat untuk informasi lebih lanjut.

Dukung Saudara Kita di Garis Depan

Setiap bantuan Anda sangat berarti untuk memberikan kehangatan dan harapan hidup bagi mereka yang terdampak.

Donasi Sekarang
Hubungi kami