Beranda / Palestina / Dokumenter Al-Qassam Ungkap 50 Hari Komandan Lapangan Bertahan di Terowongan Tempur Gaza
Kabar Palestina
16 Jul 2026

Dokumenter Al-Qassam Ungkap 50 Hari Komandan Lapangan Bertahan di Terowongan Tempur Gaza

Dokumenter Al-Qassam Ungkap 50 Hari Komandan Lapangan Bertahan di Terowongan Tempur Gaza
Bagikan:

GAZA (PIC) – Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, merilis video dalam serial dokumenter Aqmar Al-Tufan yang menyoroti perjalanan hidup komandan lapangan Ahmad Salim Al-Maghari. Ia gugur – syahid, In syaa Allah, pada akhir 2024 dalam pertempuran melawan serdadu penjajah ‘Israel’ di Kota Gaza.

Video tersebut merupakan bagian dari serial dokumenter yang diproduksi dan dirilis secara berkala oleh Brigade Al-Qassam untuk mengungkapkan kisah hidup para komandan lapangan dan pejuang yang gugur dalam Pertempuran Taufan Al-Aqsha – serta berbagai konfrontasi militer yang terus berlangsung di Gaza – sejak akhir 2023

Melalui serial ini, Al-Qassam berupaya mendokumentasikan pengalaman, perjuangan, dan perjalanan hidup para pejuang yang gugur dalam kekerasan yang masih berlangsung di wilayah tersebut.

Lebih dari 50 Malam Bertahan di Terowongan Tempur

Video ocumenter tersebut dibuka dengan rekaman yang memperlihatkan Ahmad Salim Al-Maghari bersama sejumlah pejuang lainnya bertahan di dalam sebuah terowongan tempur selama lebih dari 50 malam berturut-turut.

Rekaman itu menggambarkan ketahanan mereka menjalani kehidupan di bawah tanah selama operasi darat yang dilakukan serdadu zionis di Kota Gaza. Di tengah situasi yang serba terbatas dan penuh ancaman, mereka tetap bertahan di dalam terowongan sebagai bagian dari perlawanan yang berlangsung di lapangan.

Berdasarkan keterangan yang menyertai video tersebut, Al-Maghari menjabat sebagai komandan peleton di Batalion Badr Al-Kubra. Al-Maghari gugur pada 27 Desember 2024 dalam bentrokan langsung dengan pasukan penjajah ‘Israel’.

Rekaman dari Medan Pertempuran

Sebagian tayangan dalam video tersebut mendokumentasikan peran langsung Ahmad Salim Al-Maghari dalam memimpin dan mengarahkan para pejuang saat menargetkan kendaraan militer serta pengangkut pasukan zionis yang bergerak memasuki sektor barat Kota Gaza.

Video itu juga memuat rekaman suara Al-Maghari yang memberikan semangat kepada para pejuang dengan kata-kata motivatif. Selain itu, ditampilkan pula cuplikan dari lapangan yang disebut memperlihatkan dirinya mengarahkan seorang pejuang saat melancarkan serangan terhadap kendaraan militer ‘Israel’.

“Kepada para pemuda yang beriman kepada Rabb mereka, yang memenuhi panggilan Allah, kemudian panggilan tanah air; bagi kalianlah seluruh tanda kehormatan atas keberanian dan pengorbanan,” ujar Al-Maghari dalam rekaman tersebut.

Dalam cuplikan lain dari medan pertempuran, Al-Maghari terlihat memberikan instruksi kepada seorang pejuang yang bersiap menyerang kendaraan militer. Ia terdengar berkata, “Maju, jangan takut. Tunggu hingga saat yang tepat, lalu serang.”

Dari Arena Latihan ke Medan Perlawanan

Video tersebut tidak hanya menampilkan rekaman pertempuran. Tayangan itu juga memperlihatkan sejumlah sesi pelatihan militer yang diikuti Ahmad Salim Al-Maghari bersama para pejuang lainnya, yang sebagian di antaranya kemudian gugur dalam pertempuran yang terus berlangsung di Gaza.

Berbagai cuplikan tersebut menggambarkan perjalanan para pejuang sejak masa persiapan dan pelatihan hingga akhirnya terlibat langsung dalam konfrontasi di medan tempur.

Melalui rangkaian adegan itu, video berusaha menunjukkan keterkaitan antara proses pembinaan dan kesiapan tempur dengan peran yang kemudian dijalankan para pejuang dalam menghadapi pertempuran di lapangan. (PIC)

Dukung Saudara Kita di Garis Depan

Setiap bantuan Anda sangat berarti untuk memberikan kehangatan dan harapan hidup bagi mereka yang terdampak.

Donasi Sekarang
Hubungi kami