Beranda / Palestina / Kelompok HAM: Tawanan Palestina 1.000 Hari Diisolasi dan Dirampas Haknya di Penjara Zionis
Kabar Palestina
17 Agu 2026

Kelompok HAM: Tawanan Palestina 1.000 Hari Diisolasi dan Dirampas Haknya di Penjara Zionis

Kelompok HAM: Tawanan Palestina 1.000 Hari Diisolasi dan Dirampas Haknya di Penjara Zionis
Bagikan:

RAMALLAH (PIC) – Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan Palestina menyatakan 1.000 hari telah berlalu sejak para tawanan Palestina di penjara penjajah ‘Israel’ diisolasi dan dirampas hak-haknya. Termasuk hak untuk berkomunikasi dengan dunia luar.

Ahad (16/8/2026), komisi tersebut mengatakan isolasi masih terus berlangsung di tengah larangan ‘Israel’ terhadap kunjungan Komite Internasional Palang Merah (ICRC). Larangan itu menghalangi ICRC mengunjungi para tawanan dan memeriksa kondisi mereka.

Kantor Media Asra sebelumnya mendokumentasikan lonjakan tajam pelanggaran terhadap tawanan Palestina di penjara penjajah ‘Israel’ sepanjang Juli 2026. Termasuk penyiksaan, kelaparan, pengabaian medis, dan isolasi.

Pada saat yang sama, jumlah tawanan telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam sebuah kajian, kantor tersebut menyebut jumlah tawanan Palestina kini mencapai 9.400 orang, termasuk 94 perempuan dan 350 anak-anak.

Jumlah itu mencakup 3.244 “tawanan administratif” – yang disekap tanpa dakwaan dan proses peradilan –  serta 1.320 warga Palestina yang ditahan berdasarkan apa yang disebut zionis ‘Israel’ sebagai “Undang-Undang Pejuang yang Melanggar Hukum” (Unlawful Combatants Law).

Kantor Media Asra menambahkan, lebih dari 24.600 penangkapan telah tercatat sejak dimulainya agresi genosida ‘Israel’ di Gaza. (PIC)

Dukung Saudara Kita di Garis Depan

Setiap bantuan Anda sangat berarti untuk memberikan kehangatan dan harapan hidup bagi mereka yang terdampak.

Donasi Sekarang
Hubungi kami