Beranda / Suriah / Pemerintah Suriah Tangkap Pelaku Utama Pembantaian Tadamon 2013
Kabar Suriah
25 Apr 2026

Pemerintah Suriah Tangkap Pelaku Utama Pembantaian Tadamon 2013

Pemerintah Suriah Tangkap Pelaku Utama Pembantaian Tadamon 2013
Bagikan:

SURIAH (Al Jazeera) – Pemerintah Suriah menangkap tersangka utama pembantaian Tadamon tahun 2013 di Damaskus yang menewaskan sedikitnya 41 orang, Amjad Youssef.

Youssef ditangkap melalui operasi keamanan yang ketat, kata Kementerian Dalam Negeri Suriah. Operasi pengawasan dan pelacakan dilakukan selama beberapa hari di seluruh Dataran Al-Ghab di Hama.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan momen penangkapan Youssef. Ia terlihat diborgol di lantai, kemudian di dalam kendaraan yang dikelilingi oleh pasukan keamanan Suriah, dengan bekas darah di wajahnya.

Amjad Youssef  – perwira intelijen selama kepemimpinan diktator Suriah Bashar al-Assad bertanggung jawab atas operasi keamanan di selatan Damaskus selama periode kekerasan di Suriah. Ia melakukan berbagai kejahatan terhadap warga sipil.

Pada tahun 2022, sebuah video yang bocor muncul untuk menunjukkan bukti kejahatan yang dilakukan oleh pasukan rezim Suriah.

Youssef, yang wajahnya terlihat jelas dalam rekaman tersebut, terlihat menembak warga sipil yang disekap dan ditutup matanya, dengan tangan terikat.

Seorang rekrutan militer merekam kejadian tersebut dan membocorkan video tersebut, yang diberi cap tanggal pada hari pembantaian Tadamon – 16 April 2013, setelah melarikan diri dari Suriah yang dilanda perang.

Pelepasan rekaman video tersebut memicu protes, dengan beberapa keluarga mengenali kerabat mereka yang terbunuh dalam video tersebut.

Youssef bersembunyi setelah jatuhnya Assad pada Desember 2024.

Distrik Tadamon merupakan medan pertempuran antara pasukan rezim Suriah dan pasukan oposisi pada saat itu. Youssef dilatih dalam intelijen militer dan naik pangkat hingga menjadi seorang penyelidik.

Pelaku Pembantaian Ditangkap

Pada Agustus 2023, polisi Jerman menangkap Ahmed al-Harmouni, seorang teman Youssef, yang juga ikut serta dalam pembantaian Tadamon, setelah penyelidikan selama tiga tahun bekerja sama dengan Pusat Keadilan dan Pertanggungjawaban Suriah.

Pemerintah baru Suriah memulai kampanye keamanan untuk mengejar kaki tangan Assad. Sementara warga meluncurkan kampanye penggalangan dana publik untuk menawarkan hadiah kepada siapa pun yang dapat menemukan penjahat kemanusiaan, terutama Youssef.

Sejak saat itu, beberapa tersangka tragedi Tadamon telah ditangkap dan mengaku melakukan pembunuhan tersebut.

Human Rights Watch (HRW) mengunjungi lingkungan di selatan Damaskus pada Desember 2024, di mana mereka menemukan sisa-sisa manusia yang menunjukkan tanda-tanda eksekusi. Mereka menyerukan kepada otoritas transisi untuk menyimpan bukti kejahatan perang. (Al Jazeera)

Dukung Saudara Kita di Garis Depan

Setiap bantuan Anda sangat berarti untuk memberikan kehangatan dan harapan hidup bagi mereka yang terdampak.

Donasi Sekarang
Hubungi kami