GAZA (PIC) – Hamas menyatakan serdadu penjajah ‘Israel’ kembali melakukan serangkaian serangan mematikan di wilayah Gaza, dengan memanfaatkan perhatian dunia yang sedang tertuju pada situasi global yang melibatkan Iran dan Lebanon.
Senin (9/3/2026), juru bicara Hamas Hazem Qasem mengatakan serangan terbaru tersebut menewaskan sejumlah warga sipil, termasuk perempuan dan seorang jurnalis.
Menurut Qasem, sehari sebelumnya serdadu zionis ‘Israel’ mengebom warga sipil di wilayah barat Gaza City menjelang waktu berbuka puasa.
Serangan artileri juga dilaporkan menghantam tenda-tenda yang menjadi tempat penampungan warga yang mengungsi.
“Penembakan artileri pada malam hari menargetkan tenda pengungsi dan menewaskan tiga perempuan Palestina, termasuk seorang jurnalis,” kata Qasem.
Ia mengatakan penjajah ‘Israel’ memanfaatkan sorotan global terhadap agresi “zionis-Amerika” terhadap Iran dan Lebanon untuk meningkatkan operasi militer di Gaza sekaligus memperketat blokade wilayah tersebut.
Qasem juga menyoroti penutupan sejumlah perlintasan menuju Gaza, terutama di pelintasan Rafah, yang menurutnya semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah yang telah lama terkepung itu.
Lebih lanjut, ia menilai dukungan Amerika Serikat terhadap zionis ‘Israel’ memungkinkan penjajah melanggar kesepakatan gencatan senjata dan terus melakukan serangan di Gaza.
Hamas pun mendesak para mediator serta pihak-pihak yang menjadi penjamin kesepakatan gencatan senjata untuk segera bertindak menghentikan serangan ‘Israel’ terhadap warga Palestina di Gaza dan membuka kembali jalur masuk bantuan ke wilayah tersebut tanpa penundaan. (PIC)
